Friday, November 23, 2007

Sudahkah Anda Siap??

Sudahkah anda siap??

Siklus..

Siapapun yang membaca postingan gue ini pastilah manusia, yang memiliki akal, pikiran, emosi, naluri, dan logika. (ya iyalah,, mana mungkin ada monyet yang bisa buka internet terus baca postingan gue kali ini???)

Anda, manusia. Benar begitu? Anda manusia bukaaan?? *digorok pembaca*. Manusia, mempunyai yang namanya siklus.. bukan, bukan siklus bulanan yang bakal gue bahas kali ini. Tetapi adalah siklus hidup. Ya, siklus hidup.

Manusia, apapun jenis kelaminnya, lahir ke dunia, kemudian tumbuh menjadi seorang anak kecil yang lucu, kemudian tumbuh lagi menjadi seorang remaja, lalu, sehabis menginjak usia 18 tahun, remaja tadi kembali memasuki sebuah fase lainnya, menjadi orang dewasa. Dan pada akhirnya menjadi orang tua. Kemudian datanglah sebuah fase yang paling terakhir, Mati.

Jujur, gue sering sekali berpikir apa yang akan gue lakukan setelah gue lepas dari predikat seorang remaja?? Sekarang gue sudah berumur 19 tahun, dan pada bulan Juli 2008 nanti, umur gue akan bertambah menjadi 20 tahun, dan seterusnya.

“Bentar lagi udah kepala dua lu ma!” begitu kata temen gue.


Deg,,





Gue terdiam (mengalun lagu “Terdiam” dari Maliq and The Essentials *kok ga nyambung sih sama lagunya?? Auk deh.. lanjut..*)

Sebentar lagi gue udah mau kepala dua!! *bukan kepala gue yang tiba-tiba nongol lagi jadi dua.. --“*

Ga berasa banget ternyata. Sumpah cepet banget! Perasaan baru beberapa waktu yang lalu gue masih merengek-rengek sama bokap biar ga usah masuk ke kelas TK untuk yang pertama kalinya. Ga taunya, gue sekarang udah duduk di bangku kuliah, semester tiga. Cepat? Memang.

“hidup itu perlu perencanaan yang matang” seseorang pernah bilang ke gue.

Jujur lagi, gue sering berpikir buat kehidupan gue di masa depan gue kelak, abis gue lulus kuliah gue mau kerja dimana, setelah gue dapet kerja terus gue bakalan nikah dan punya anak, terus gue harus banting tulang mencari nafkah buat anak dan istri gue, belom lagi nyiapin hati kalau kalau orang tua gue udah “pergi” duluan, dan sebagainya, dan seterusnya.

Tapi, seseorang juga pernah bilang ke gue “biarkanlah hidup ini mengalir apa adanya”

Mengalir apa adanya, hmmm, ada benernya juga sih, hidup ini penuh kejutan, hidup kalo terlalu kita rencanain juga ga bagus bagus amat, bisa bikin hidup ga berwarna. Ya gak??

Hmmm,, masalah siklus hidup memang rumit, tapi gue yakin ada cara yang bisa ngebuat gue berteman baik dengan hal yang namanya “Siklus Kehidupan”. Jadi bisa bikin gue ga takut-takut amat ketika gue harus melewati tiap fase yang udah gue tulis diatas.

Yaaa,, mungkin cara terbaik yang bisa gue lakuin sekarang adalah menggabungkan antara perencanaan dengan membiarkan mengalir seperti air. Gue tetep ngerencanain hidup gue, tapi gue juga mempersiapkan diri kalo kalo rencana yang udah gue susun ga berjalan dengan semestinya, beradaptasi lagi dengan keadaan, dan tidak lupa untuk percaya pada takdir.

Manusia yang merencanakan, Tuhan yang menentukan..

“Tuhan yang menentukan..” itulah takdir.

“Kalian akan tahu dengan sendirinya kalau menjadi orang dewasa itu tidak enak” kata Diva, tokoh di novel Supernova.

Sudahkah anda siap??

1 comment:

Praditya said...

Kalo gitu kapan kawin? :D